Mahasiswa KKN Mengenalkan Sains Kepada Siswa-Siswi SDN 1 Bolali

30 Juli 2019 11:00. Berita "PEMBINAAN MASYARAKAT". Dibagikan oleh AISYA RAHMAH AYU NOVANTINA. Dibaca 249 kali.



Klaten – Mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Semarang menjalankan salah satu program kerjanya yaitu  Belajar Sains Bareng (BSB) yang berisikan 2 macam kegiatan. BSB ini dilaksanakan di SDN 1 Bolali dengan sasaran siswa-siswi kelas 4,5 dan 6.

Kegiatan pertama yaitu pemberian materi tentang pengenalan bahan tambahan berbahaya dalam makanan yang biasa digunakan dalam makanan dan minuman serta beberapa contoh kebiasaan hidup yang dapat membahayakan. Materi ini bermanfaat untuk memberi pengetahuan tentang bahan-bahan yang digunakan dalam makanan yang mereka makan. Setelah mengenal bahan-bahan tambahan dalam makanan, para siswa dapat lebih waspada terhadap jajanan yang dikonsumsi tiap hari terutama jajanan yang dibeli di sekolah. Karena seringkali para siswa SD membeli dan mengkonsumsi makanan dan minuman sembarangan. Biasanya para siswa membeli makanan yang memiliki warna atau penampilan menarik,padahal mereka tidak tau makanan itu aman atau tidak.

(Baca Juga : Meriah! Desa Bolali Gelar Jalan Sehat Sebagai Perayaan HUT RI Ke-74)

Setelah pengenalan bahan makanan tambahan kemudian dilanjutkan dengan eksperimen sains kecil, yaitu pembuatan “Elephant Toothpaste” atau pasta gigi gajah. Bahan yang digunakan dalam eksperimen adalah botol air mineral, sabun cuci piring, sabun pemutih pakaian, dan larutan PK yang dibuat dari melarutkan serbuk PK dalam air. Semua bahan terssebut dicampur lalu keluar busa berwarna ungu hingga menyerupai lava gunung. Busa tersebut berasal dari reaksi oksigen dan air.

Contoh bahan tambahan makanan yang berbahaya dan biasa digunakan dalam makanan adalah pemanis buatan, pewarna buatan, dll. Sedangkan salah satu contoh kebiasaan hidup yang dapat membahayakan adalah meniup makanan dan minuman panas, mengonsumsi MSG atau micin. Sedangkan pembuatan “Elephant Toothpaste” atau pasta gigi gajah yang didalamnya terdapat reaksi kimia dan terbentuknya gas oksigen (O2) serta  air (H2O) dari penguraian gas H2O2 dari sabun pemutih.

Para siswa tampak senang dengan eksperimen sains seperti ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah wawasan para siswa tentang bahan tambahan makanan dan perilaku yang dapat membahayakan kesehatan serta mengetahui reaksi sumber pembentukan oksigen lain selain dari fotosintesis tumbuhan.

Berita Lainnya