Meriahkan Sepeda Hias Dukuh Bolali 3A Dan 3B Bersatu

18 Agustus 2019 14:00. Berita "KEGIATAN MASYARAKAT". Dibagikan oleh AISYA RAHMAH AYU NOVANTINA. Dibaca 192 kali.



Klaten- Dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-74, Desa Bolali khususnya di Dukuh Bolali mengadakan karnaval sepeda hias. Antusias warga Dukuh Bolali patut diacungi jempol. Mulai dari anak-anak sampai dewasa ikut serta meramaikan karnaval ini.

Kreatifivitas sebagai nilai utama dalam memenangkan perlombaan ini, dijadikan ajang untuk unjuk gigi masyarakat dalam memperlihatkan karyanya. Ada yang menghias menggunakan kardus bekas, kertas berwarna, bunga-bunga serta hiasan yang lainnya membuat tampilan sepeda semakin menarik dan unik.

(Baca Juga : Nguri-Uri Budaya Jawa, Desa Bolali Ambil Peran dalam Festival Kethoprak)

Ketua karangtaruna Dukuh Bolali 3A (Lana Faloni) dan 3B (Adi) sepakat untuk bekerjasama mengadakan lomba sepeda hias yang diarak bersama-sama mengelilingi Desa Bolali dan sekitarnya. “Memang sulit mengadakan pertemuan rutin untuk para pemuda Dukuh Bolali. Akan tetapi apabila ada acara-acara tertentu pemuda Dukuh Bolali selalu berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut”, tutur Ketua Karangtaruna Dukuh Bolali 3A.

Karnaval ini digadang-gadang akan menjadi suatu kebudayaan di Desa Bolali yang harus dilestarikan. Karena karnaval ini sangat diminati oleh warga, bahkan warga berlomba-lomba untuk menampilkan karya terbaiknya. Menurut pendapat warga karnaval ini bukan hanya karena perlombaan saja tetapi acara ini dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan dan rasa keharmonisan dalam sebuah dukuh tersebut. Walaupun karnaval ini hanya diadakan dibeberapa dukuh saja tetapi ada dukuh lain yang ikut serta untuk meramaikan dan memeriahkan karnaval sepeda hias ini. Seperti dukuh Bolali 3 A dan B yang mengadakan karnaval tetapi warga dari dukuh Krasak datang untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.

Dalam karnaval sepeda hias ini tidak hanya menghias sepeda saja, warga dengan suka rela menghias diri seunik mungkin sehingga bisa menjadi sebuah ikon di karnaval ini. Seperti contoh pemuda atau karang taruna Bolali 3A rela menghias diri menjadi sosok Ibu Kartini dan juga anak-anak menghias diri dengan mewarnai seluruh anggota tubuh dengan face and body painting.

Karnaval dilakukan secara berkeliling dari satu dukuh ke dukuh lain. Start karnaval ini dimulai di balaidesa Bolali dan mengelilingi dukuh lalu kembali lagi dititik awal yaitu balaidesa Bolali. Diharapkan dengan adanya karnaval ini dapat mempererat tali silaturahmi warga agar tetap kompak. Serta karnaval ini menjadi sebuah budaya yang dapat dilestarikan.

 

Berita Lainnya